Jilboobs Itu Bukan Muslimah ! :(

Bismillahirrahmanirrahim~

Ya Allah, jagalah kami para muslimah agar selalu berada dalam jalan yang lurus dan menjadi sejatinya seorang muslimah calon penghuni surga-Mu..

Aamiin~

Jilboobs, sebuah fenomena yang sedang ‘hot-hot’nya diperbincangkan mengenai gaya berpakaian wanita zaman sekarang khususnya di dunia maya. Gambar-gambar yang beredar dan menjadi konsumsi masyarakat itu seakan-akan menampar kami para muslimah yang menjadikan jilbab sebagai identitas dan pelindung kami.

Jilboobs, sebuah sebutan yang dirangkai dari kata ‘jilbab’ dan ‘boobs’, adalah akibat dari kurangnya pemahaman mengenai tata cara pemakaian jilbab yang baik dan benar serta kurangnya rasa menghargai diri sendiri sehingga secara tidak sadar malah menurunkan derajat harga diri di mata orang-orang yang mengerti.

Jilboobs itu bukan adab muslimah, Yaa Ukhti~

Pada postingan ini Rani bukan bermaksud untuk menyodorkan dalil-dalil ataupun uraian panjang mengenai bagaimana cara berjilbab yang baik dan benar, Rani yakin bahwa setiap pribadi kita tahu bagaimana aturan yang sebenarnya. Mulai dari jumlah kain sampai jenis dan tingkat transparansi jilbab, semua orang pasti tahu bagaimana jilbab yang baik dan benar. Jika belum tahu, silahkan bertanya ke mbah gugel, beliau akan banyak memberikan Anda referensi. Rani disini hanya ingin memberikan pandangan mengenai fenomena yang sedang terjadi di sekitar Rani.

Persepsi masyarakat mengenai wanita berjilbab itu kuno memang akan dengan mudah dipatahkan pada masa sekarang ini. Mode yang mengatas namakan wanita berhijab sangat pesat perkembangannya apalagi di Indonesia. Bahkan tidak sedikit gadis-gadis yang meng’eksis’kan diri di yo*tube mendemokan berbagai macam gaya berhijab yang akhirnya dijadikan panutan oleh viewers yang merasa itu ‘’keren’’. Ada yang manis dan masih tetap dinilai memenuhi standar, ada pula yang spektakuler lilit sana sini dengan sejumlah pentul dan bros mengkilat.

Banyak yang dulu menganggap jilbab itu membatasi seorang wanita untuk berekspresi dengan penampilannya malah berubah pikiran dan ikut-ikutan menjadi ‘hijabers’. Alhamdulillah, pokoknya jilbab itu sudah bukan menjadi momok yang menakutkan lagi untuk wanita tetap terlihat cantik dan manis tanpa memamerkan keindahan tubuhnya. Namun tidak sedikit juga yang menyalah artikan jilbab hanya sebagai kain yang dililitkan menutupi kepala. Hal inilah yang melahirkan fenomena jilboobs.

Sekali lagi, Jilboobs itu bukan adab muslimah, Yaa Ukhti~

Banyak kok ukhti-ukhti berjilbab panjang yang tetap tampil cantik dan modis tanpa harus memamerkan keindahan mereka yang sangat mahal. Bahkan dengan begitu mereka terlihat lebih bersinar karena kecantikan yang terpancar bukan hanya kecantikan fisik, melainkan lebih ke ‘inner beauty’nya.

Sayangilah dirimu, ukhti~! Tidak ada yang tidak tahu betapa indahnya dirimu, semua orang tahu itu! Maka jagalah keindahanmu agar tidak menjadi konsumsi publik gratisan yang mengundang dosa dan memberatkanmu kelak. Jangan pernah dengarkan mereka yang mengatakan “percuma saja berjilbab kalo makenya kayak gitu”. Tidak ada yang percuma, semuanya butuh proses, kitalah yang menentukan apakah proses itu akan membuahkan hasil sesuai harapan atau mengecewakan.

Untuk yang terakhir kalinya, Jilboobs itu bukan adab muslimah, Yaa Ukhti~🙂

Leave a comment

Filed under Interest, ISLAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s