LULUS ! 1 Pass, 1 To Go

Alhamdulillah, kemarin hari Selasa tanggal 20 Mei 2014, tepatnya jam 16.00 WIB, sudah terlaksana pengumuman kelulusan di beberapa SMA/SMK di Indonesia, khususnya di sekolah Rani, SMA Negeri 1 Batam. 100% lulus, dengan 2 orang teman masuk 10 besar Provinsi, dan ada 2 orang teman lagi mendapat nilai sempurna di mata pelajaran MTK. Subhanallah, sayangnya Rani tidak masuk salah satunya.

Yah, nilai Rani lumayanlah, untuk anak yang mengerjakan dengan jujur malah bisa dikatakan OK. Jumlah nilai 51.10, nilai akhir 8.7. Ga begitu jauh kok dengan teman-teman yang mendapatkan bantuan eksklusif waktu ujian kemarin. Cuma ya, Fisika Rani ga mencapai KKM sekolah. Kalau ini ujian sekolah ya remedial. Ini cukup membuat sedih sih, tapi gapapa lah, ‘ini hasil jerih payahku sendiri’.

Walau bagaimana hasil dalam bentuk angkanya, kami sebagai siswa tidak boleh lupa berterimakasih kepada Ayahanda dan Ibunda para guru Smansa Batam yang selalu setia mengingatkan disaat lupa, mengajarkan segala hal yang kami perlukan kedepannya dengan berbagai cara, terima kasih karena telah menjadi orang yang berpartisipasi dalam membentuk kami menjadi calon orang sukses. Terima kasih pula Rani ucapkan dengan teman-teman seperjuangan sepenanggungan sependeritaan, susah senang sudah kita lewati bersama, saling memberi kritik dan saran untuk hari esok yang lebih baik, khususnya keluarga Rani selama 2 tahun Armageddon. Hari ini kita bangga menjadi siswa Smansa Batam, besok marilah kita buat Smansa Batam bangga pernah memiliki kita sebagai muridnya. Amin..

Sebenarnya Rani mau ada bikin postingan sebelum kelulusan, dan sebenarnya isinya pengen curhat tentang UN, tapi koneksi internet kurang memadai jadi baru bisa kesampaian sekarang. Kontennya pun jadi berubah deh, soalnya yang kemarin ga cocok lagi diposting sekarang. Yah, yaudahlah. Tentang kelulusan aja.🙂

Senang tentu saja, kita masuk menginjakkan kaki bersama di Smansa dan lulus bersama. Minta tanda tangan, berfoto bersama, bla-bla-bla, tidak begitu berbeda dengan anak-anak lainnya yang merayakan kelulusan mereka di seluruh Indonesia. Bedanya paling Smansa masih memiliki akal sehat untuk tidak melakukan konvoi yang hanya akan mengganggu kelancaran lalu lintas Batam.

Masuk ke sedihnya nih yaa.. Melihat nilai teman-teman Rani yang lain, wah, Fisikanya sampai berkepala 9, sementara Rani Cuma kepala 7, tapi Rani tau bobot kejujurannya berbeda dengan hasil Rani, membuat Rani terenyuh, miris, mengenaskan. Inilah pembuktian dari nilai lebih berharga dari kejujuran. Bahkan jujur Rani juga tidak terlalu bangga dengan pencapaian sekolah yang nilai akhirnya bagus-bagus. Toh, mayoritas hasil rekayasa manusia. Kalau seandainya semuanya jujur siapa tahu apakah hasilnya akan tetap segitu, lebih, atau menurun? Rani minta maaf apabila ada yang tersinggung, tapi Rani yakin dan percaya kalian (bila ada yang tersinggung) akan merasakan hal yang sama bila ada di posisi Rani sekarang.

Tapi Rani benar-benar bangga dengan 2 teman yang masuk 10 besar provinsi itu, karena berdasarkan pengakuan teman-teman yang lain, mereka tidak memakai jasa eksklusif waktu mengerjakan UN. Mereka sama seperti Rani, mengetes kemampuan mereka selama belajar 3 tahun di SMA. Bukan membeli nilai. Dan mereka pantas mendapatkannya. Selamat yaa..😀

Kembali lagi ke cerita Rani. Kalau dibandingkan dengan nilai SMP, jauh turunnya, jauh. Sedih banget. Bahkan Rani meminta maaf karena nilai yang tidak sesuai harapan kepada orangtua Rani. Tapi Alhamdulillah Rani punya orangtua yang pengertian dan tahu apa yang Rani hadapi. “Mama ga peduli berapa nilainya, yang penting masuk PTN, tetap berprestasi untuk kedepannya”.

Amin.. Amin Ya Rabbal ‘alamin..

1 pass, 1 to go.

Tanggal 27 Mei 2014, pengumuman SNMPTN. Semoga tidak mengecewakan, walaupun memang masih ada SBMPTN dan Ujian Mandiri setelahnya, tp kalo bisa ya dapat yang ga perlu ujian lagi. Ah, kalau sudah rezeki tidak aka nada orang yang bisa mengambilnya. Sebesar apapun kekuasaan dan pengaruh yang dimilikinya. Terakhir, semoga aja 2 adik Rani yang tahun ini juga mengikuti Ujian Nasional bernasib lebih baik dari Rani dalam hasilnya. Bahkan kalau bisa mereka harus melebihi Rani sewaktu Rani diposisi mereka dulu.

Udahlah, segitu aja. Mohon do’anya aja ya agar dilancarkan segala urusan bagi yang berkenan, semoga kita selalu ada dalam lindungan rahmat-Nya. Amin..

Leave a comment

Filed under Princess Babble

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s