Renungan Bagi Wanita

Dalam era globalisasi yang semakin maju ini, para makhluk bumi yang namanya ‘wanita’, ingin sekali disejajarkan dgn kaum pria. Padahal sampai kapanpun, yang namanya pria itu memang sudah ditakdirkan oleh ALLAH SWT menjadi imam atau pemimpin wanita. Karena itu memang sudah menjadi kodratnya.

Karena hal ini, timbullah kaum feminis yg menginginkan kesetaraan antara pria dan wanita. Pada tau kan apa itu kaum feminis ? Kalo nggk tau, cari tau disini.

Kaum feminis bilang kalo jadi wanita itu susah. Coba aja baca peraturan dibawah ini:

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (karena lebih banyak) dibanding pria.

2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.

3. Wanita kesaksiannya (apabila menjadi saksi) kurang dibandingkan pria.

4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada pria.

5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.

6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada istrinya.

7. Talak terletak di tangan suami dan bukan istri.

8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan
nifas yang tak ada pada lelaki.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA” dan menjunjung tinggi program “EMANSIPASI WANITA”.

**Tapi pernahkah kita lihat dan renungkan kenyataannya ?

1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah pria wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada pria, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila pria menerima warisan, ia perlu (atau wajib) juga menggunakan hartanya untuk istri dan anak-anak.

4. Wanita memang perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah kalau setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.

5. Di akhirat kelak, seorang pria akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : istrinya , ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang pria, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat kepada suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

MasyaALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada kita para wanita…

Untuk para ibu-ibu, tante-tante, istri-istri, dan teman-teman semuaa…
> Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya / peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.

Bagi para bapak-bapak, oom-oom, suami-suami, *hhehe, sok dewasa Rani ya..*
> Jagalah istrinya karena dia perhiasan, pakaian dan ladang pahalamu, sebagaimana Rasulullah SAW pernah ajarkan kepada kaum pria agar berbuat baik selalu terhadap istrinya.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika orangtua memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga dan mengantarkannya menjadi muslimah yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki-laki berlaku kaidah yang berbeda).

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.🙂

source pendukung

Jadi sebenarnya nggk perlu wanita menuntut kesetaraan dengan kaum pria. Pria adalah pemimpin, dan wanita adalah pendukungnya. Selama masih ada pria, kenapa harus wanita yang memimpin? Itu salah satu prinsip yang Rani terapkan. Tapi sayangnya, teman-teman laki-laki Rani sekarang kebanyakan bermental ‘tempe’.😦 -sekilas curhat-

2 Comments

Filed under remaja, Sekedar Tahu

2 responses to “Renungan Bagi Wanita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s