Terapi Bekam

Sore ini, mama Rani bekam nih di rumah.. Tante yang bekam-in dateng ke rumah. So, Rani ngeliatin deh proses bekamnya.

Bukannya ga pernah liat proses bekam, tapi Rani udah lama ga ngeliat. *dulu udah pernah , sekali sih cuma. hhehe

Mungkin anda-anda yang sekarang lagi baca postingan ini lagi mencari tahu tentang terapi bekam. Atau mungkin singgah kesini karena penasaran ‘Apa sih bekam itu? Bagaimana sih cara terapi bekam itu?’

Ok, mari kita ulas dengan penjabaran pengetahuan Rani yang terbatas dan referensi dari beberapa sumber

peralatan untuk bekam

Nah, Bekam ini [atau kadang juga disebut hijamah] adalah teknik terapi atau penyembuhan dengan jalan membuang darah kotor (toksin/racun yang berbahaya) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Kata Al Hijamah berasal dari istilah bahasa arab : Hijama (حجامة) yang berarti pelepasan darah kotor. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan cupping, dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah Bekam. Di Indonesia dikenal pula dengan istilah lain, yaitu kop atau cantuk.

Menariknya, bekam itu bukan hanya bermanfaat sebagai suatu usaha yang dilakukan untuk penyembuhan saja. Lebih dari itu, bila rutin melakukannya, insyaALLAH akan memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan penyakit dalam rangka menjaga kesehatan.

Dalam beberapa buku yang membahas tentang bekam, disebutkan bahwa bekam bekerja dengan cara merangsang atau mengaktifkan :
(1) Sistem kekebalan tubuh,
(2) Pengeluaran Enkefalin,
(3) Pelepasan neurotransmiter,
(4) Penyempitan dan pelebaran pembuluh darah, serta
(5) “the gates for pain” pada Sistim Syaraf Pusat (CNS) yang berfungsi mengartikan sensasi rasa nyeri.

Berbekam merupakan metode pengobatan klasik yang telah digunakan dalam mengobati berbagai kelainan penyakit seperti hemophilia, hipertensi, gout, reumatik arthritis, sciatica, back pain (sakit punggung), migraine, vertigo, anxietas (kecemasan) serta penyakit umum lainnya baik bersifat fisik maupun mental *bahkan batuk dan sakit gigi pun juga termasuk

Bekam itu adalah salahsatu pengobatan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dijelaskan dalam hadist Bukhari:

Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah bersabda : “Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal: dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas.” (Hadist Bukhari)

Bagaimana sih cara kerja bekam itu ?

  1. Mengeluarkan darah kotor yang menjadi sumber masalah kesehatan.
  2. Darah dikeluarkan dengan cara melukai bagian tubuh tertentu yang menjadi pusat mengumpulnya aliran darah kotor.
  3. Cara mengeluarkan darah adalah disedot pada permukaan kulit di bagian tubuh tersebut dengan menggunakan kop kecil yang telah dikondisikan hampa udara.

berbekam

Ada 2 cara dalam bekam, yaitu

Cara Tradisional
Biasanya menggunakan tanduk kerbau. Nah, ini Rani baru tau nih. Bisa gitu ya pake tanduk kerbau ?😮 Terus, gimana nempelinnya ?
Agar tanduk kerbau dapat menempel adalah dengan membakarkan kapas kemudian langsung ditempelkan pada bagian tubuh yang akan diambil darah kortornya.

Cara modern

Cara modernnya adalah dengan menggunakan gelas yang dibuat sedemikian rupa sehingga ketika ditempelkan ke kulit dapat disedot udara yang ada di dalam gelas tersebut sehingga menempel pada kulit. Ini yang biasanya dipakai untuk terapi bekam.

Trus, gimana caranya supaya hanya darah kotor yang keluar ?
Nah, darah kotor itu memiliki saluran-saluran tersendiri pada tubuh manusia. Ada saat dia akan lewat ditepian kulit luar. Nah bagian inilah yang akan dibekam. Sehingga hanya darah kotor yang akan tersedot. Jadi, darah bersih tidak akan ikut-ikutan.

Logika
Bekam dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit adalah bahwa penyakit manusia itu sebagaian besar dikarenakan oleh darah kotor. Baik darahnya yang kotor oleh makanan atau ada penyumbatan aliran darah. Kedua permasalahan darah ini sering kali menjadi biang penyakit kita para manusia. Bekam mengambil darah kotor secara instant/langsung pada bagian yang sakit sehingga efek pengobatan menggunakan bekam bisa langsung dirasakan. *dan mama Rani sudah merasakan sendiri efeknya selepas dibekam*

  1. Bekam mengeluarkan dara kotor langsung pada bagian tubuh yang sakit
  2. Bekam dapat mengambil / membersihkan saluran darah yang tidak lancar karena sumbatan-sumbatan sehingga peredaran darah kembali lancar.

Berbahayakah bekam ?
Menurut Rani sih tidak. Yang terpenting dalam bekam itu adalah jarum atau pisau yang digunakan untuk melukai kulit haruslah sekali pakai. Maksudnya, tidak dipakai bergantian atau berulang-ulang. Bahayanya bukan pada bekamnya, tetapi pada peralatannya. Takutnya pernah digunakan pada orang yang penyakitan seperti HIV atau lainnya. Memangnya mau apa ketularan penyakit begituan ? Rani mah, ogah..

Tetapi perlu diiingat bekam harus pada titik-titik tertentu pada tubuh, tidak asal bekam saja. Karena jika salah titik darah kotor tidak akan keluar dari tubuh malah darah segar. Karena aliran darah kotor ada titik-titik tersendiri pada tubuh kita.

titik-titik bekam

Karena sifatnya menarik cairan dari dalam tubuh, maka bekam tidak boleh pada bagian tubuh yang sensitif seperti lutut karena bisa-bisa cairan pada tulang kering atau persendian tulang yang akan tersedot keluar.

~~~

Hayoyoy..
Ngeliat orang dibekam itu ngeri-mgeri sedap laa~
Rani jadi pengen belajar bekam pula, mau ngebekam orang. HHAHA

3 Comments

Filed under ISLAM, Sekedar Tahu

3 responses to “Terapi Bekam

  1. eh aku punya tuh alatnya.biasanya bapak aku minta tolong ke emak aku.tapi keluargaku biasanya bilangnya di-kop.trus abis di gituin pasti bekasnya ilangnya lama

    • Missing Princess

      taulah saya.. kamu itu anaknya pak mawar. ^^v
      kop itu nama alatnya, yg keg gelas2 itu.. kalo nama prosesinya, prosesi bekam.
      iya, memang agak lama pemulihan bekasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s