Dunia Maya VS Dunia Nyata

Sadar atau tidak, kadang-kadang kita mengabaikan ukhwah, silaturrahim, malah kadang-kadang mengabaikan orang yang terdekat dengan kita akibat terlalu asyik dengan dunia maya bahkan dunia fantasi. (betul kan?)

Sadar atau tidak, kita selalu menghabiskan banyak waktu hanya kerana dunia maya sehingga membiarkan orang-orang yang terdekat dengan kita kesepian.

Sadar atau tidak, hanya kerana dunia maya sahutan dari ibu di dapur kadangkala tidak diindahkan. (ckckck)

Sadar atau tidak, sekian lama kita bersama dunia maya sehinggakan makan minum kita kadangkala turut terabaikan.

Sadar atau tidak, hanya kerana dunia maya.. Shalat kita jadi tak jelas.. Seruan dan panggilan Ilahi tak dihiraukan..

Sadar atau tidak, orang-orang yang terdekat dengan kita biasanya memerlukan kita untuk memuntahkan rasa bahkan memerlukan kita untuk tempat curhatnya. Namun kadang kita terlalu sibuk..

Sadarkah kita kalau kita semakin lupa untuk bersama  dengan orang-orang yang terdekat dengan kita akibat terlampau dekat dengan orang-orang di dunia maya.

Sadar tak sadar.. “eh, eh dah malam..”

Sadar tak sadar,  waktu shalat dah nak habis..

Sadar tak sadar, berjam-jam berlalu begitu saja..

Kita lebih suka berkata hye, hello, hi, salam atau menyapa mereka-mereka di alam maya.. Sehinggakan kita lupa untuk tebarkan salam buat mereka yang dekat di sisi kita..

Ya ALLAH..
kuat sungguh pengaruh internet..
bersama facebooknya, Yahoo messengernya, blognya, my spacenya..

Wah, membuatkan manusia hidup bersendiri.. Lupa pada hakikat dan kewajiban.. Lupa pada sekitarnya..
Lupakah kita pada ‘hablumminannas’?? Tidak perlukah kita menghubungkan silaturrahim ataupun ukhuwah dengan tetangga kita.. Saudara kita yang nyata ini..

Asyik sungguh kita akan dunia maya yang kadangkala sedikitpun tidak memberi manfaat malah mendatangkan mudharat kepada kita bahkan orang sekeliling kita..

Secara realiltinya, siapa yang lebih dekat dengan kita??

Teman-teman di dunia mayakah yang akan membantu kita di saat kita benar-banar memerlukan bantuan?? Sakit kita, susah kita..

Teman-teman di dunia mayakah yang akan menghulurkan tangan, meringankan beban kita..??
Tidak salah memperluas jaringan, menghubungkan rangkaian, meramaikan kenalan.. Tapi jangan di lupa pada adat berukhuwah di dunia nyata.. Jangan di lupa pada hakikat hidup sosial bertetangga..

Andai pernah kau rasai kebaikan ukhuwah dalam dunia nyata ini, tiada sebab untuk kau hidup bersendirian.. Tiada sebab untuk tidak kau mempedulikan perasaan dan hati orang disekelilingmu.. Hati itu ingin sekali dibasuh dengan senda gurau bersama.. Hati itu ingin saja menuturkan kata, berbagi rasa tanpa sepi dari sebarang kata..

Jangan sampai kita melupakan dunia nyata dikarenakan dunia maya.

Karena kita hidup di dunia nyata, bukan dunia maya.

Dunia maya hanya sebagai pelengkap saja.

source : click here

Leave a comment

Filed under remaja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s