Tersenyumlah Kawan.. :)

Senyum adalah ekspresi yang menceritakan sebuah kebahagiaan, kesenangan dan ketenangan.

Sebuah anugerah yang diberikan kepada siapa saja.

Tidak mengenal kelas, status sosial, ras dan warna kulit.

Bedanya barangkali terletak pada pemicu senyum bagi masing-masing individu.

Bagi petani yang hidup di desa terpencil pada sebuah lereng gunung, mungkin derai dedaunan, rintik hujan atau sekedar tumbuhnya padi yang ia tebar cukup untuk menjadi pemicu sebuah senyuman.

Disamping ekspresi dari sebuah kebahagiaan, senyum juga merupakan simbol dari rasa syukur.

Dimana kata syukur dalam bahasa yang lebih kita fahami adalah “pengakuan dari sebuah kenikmatan”.

Senyum adalah wujud minimal dari pengakuan itu.

Dari senyum maka lahirlah kalimat ” alhamdulillah”.

Dari senyum maka lahirlah rasa berbagi dan lain sebagainya.

Jika demikian, maka sebenarnya kita memiliki stok senyum yang tidak terbatas.

Karena kita dilingkupi nikmat yang tidak terbatas.

Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, semuanya penuh dengan kenikmatan.

Bahkan kesedihan sekalipun. Karenanya pernah ada sebuah cerita tentang seorang teman yang sudah ia anggap adik menangis, ia tersenyum dan ia katakan sama teman nya.

“Teruskanlah menangis, tapi kalau sudah selesai menangisnya,.. tersenyum ya”.

Spontan saja teman nya tersenyum meski masih diiringi isakan, lalu protes,

“aku masih sedih kok disuruh tersenyum sih kak?”.

Spontan iakatakan,

” Ya harus senyum,…coba kalau kamu tidak bisa sedih, tidak bisa menangis,… karenanya tersenyumlah karena kamu masih dikaruniai nikmat sedih dan nikmat menangis”.

Kita mungkin tidak akan bisa melihat indahnya pelangi jika tanpa hujan dan indahnya matahari, tersenyumlah.

Jika kita mampu menangkap segala kenikmatan yang kita rasakan, kenikmatan setiap udara yang kita hirup, setiap tatapan mata kita, setiap pendengaran kita, setiap denyut nadi dan detak jantung kita, setiap tapak kaki yang kita ayunkan, setiap gerakan dari anggota badan kita.

Maka hidup kita akan penuh dengan senyum.

Lalu kita akan melihat betapa banyak kenikmatan yang kita rasakan.

Bahkan kenikmatan itu terasa bertambah dan bertambah setiap kita mengurai sebuah senyuman.

Bahkan ketika masalah terus saja mendera kita, cobalah untuk tetap tersenyum dan bersyukur tetaplah berfikir positif bahwa ALLAH sangat sayang dengan kita, Dia disana sedang memperhatikan kita dengan seksama.

Insya ALLAH masalah yang kita hadapi akan terasa lebih ringan dan bahkan akan menemukan banyak sekali jalan keluar.

Tetaplah bersyukur (^^~)

Inilah sebenarnya yang telah digariskan Allah dalam al-Qur’an:

“Jika kalian semua bersyukur maka akan kami tambah, namun jika kalian mengingkari segala nikmat yang telah kami berikan, maka sesungguhnya azabku sangatlah pedih” ( QS. Ibrahim: 7 )

Maka Tersenyumlaah🙂🙂🙂

Senyummu itu indah teman, percayalah padaku..

-Ukhti KhaiRani-

Leave a comment

Filed under remaja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s