Imsak

Masuknya waktu imsak biasanya ditandai dengungan sirine di Masjid-masjid dan dengungan sirine di alat elektronik di rumah kita. Mendengar suara dengungan sirine tersebut, kita pun akan berujar, “Sudah imsak, saatnya berpuasa.”

Ketika saya melihat Kamus Besar Bahasa Indonesia Online, saya menemukan pengertian imsak sebagai
(1) saat dimulainya tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum dan
(2) berpantang dan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai terbit fajar sidik sampai datang waktu berbuka.

Berdasarkan pengertian yang tertuang di KBBI tersebut, imsak dimulai ketika fajar sidik terbit. Kenyataannya, suara dengungan sirine terdengar sebelum terbit fajar sidik. Di sini masalahnya, apa fungsi sirine selama ini yang rutin kita dengar pada bulan Ramadan? Sebagian orang mengatakan bahwa itu sekadar peringatan akan datang waktu berpuasa. Kenyataannya, banyak orang yang langsung menghentikan makan dan minumnya ketika mendengar sirine.

Ada dua permasalahan, pertama dengungan sirine menjelang subuh Ramadan bukan pertanda imsak (sekadar pertanda akan datangnya waktu imsak) karena imsak bersamaan dengan mulainya umat Islam berpuasa. Jadi, kita tetap boleh makan dan minum hingga terbit fajar walaupun suara sirine terdengar. Jadi, pengertian di KBBI salah. Kedua, pengertian yang tertuang di KBBI benar, suara sirine imsak selama ini terlalu cepat, seharusnya bertepatan dengan fajar sidik.

http://biasanyabegitu.wordpress.com/

Leave a comment

Filed under ISLAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s