Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2010

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) tahun 2010 ini, mengangkat tema ”Many Species. One Planet. One Future(Banyak Species. Satu Planet. Satu Masa Depan).

Pernah terbersit dalam pikiran saya, kenapa harus ada yang namanya “Hari Lingkungan Hidup sedunia”? Apa tujuan memperingati hari lingkungan hidup sedunia? Apakah memang benar lingkungan itu mengatur kehidupan manusia? Atau manusiakah yang mengatur lingkungan?


Peringatan hari lingkungan hidup se-dunia adalah sesuatu hal yang sudah selayaknya dilaksanakan untuk memperingati akan pentingnya kesadaran dalam memelihara kelestarian lingkungan. Tujuan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini tentunya tidak hanya sekedar simbolik saja. Tetapi menuntut kita untuk berperan aktif mengurangi pencemaran dan menghambat laju kerusakan lingkungan. Sepintas kata-kata ini terdengar seperti slogan, klise dan sebagainya. Tapi percayalah, ada banyak usaha-usaha yang sederhana untuk turut berperan serta secara aktif. Contohnya menggunakan transportasi publik, kurangi penggunaan motor dan kendaraan pribadi, berusaha memilah sampah yang akan kita buang berdasarkan jenisnya, hemat dalam penggunaan energi (maksimalkan cahaya yang masuk dalam ruangan, matikan alat-alat elektronik segera setelah tidak dipergunakan, hemat penggunaan air, dsb), serta berusaha mendukung kegiatan pemerintah untuk mengurangi polusi/pencemaran.


Bumi memang sudah semakin tua, semakin aneh dan ada-ada saja kejadian aneh di permukaannya. Mulai dari hutan terbakar, species yang beberapa di antaranya semakin langka dan punah, suhu bumi yang semakin panas, efek rumah kaca, pegunungan Alaska yang perlahan mencair, percobaan nulkir, dan banyak hal lainnya, seperti virus-virus aneh yang mulai berkeliaran. Kalau menurut saya, tinggal di Bumi sepertinya sudah mulai menyeramkan, tapi apa kita menerima dengan begitu saja? Tentu tidak, adalah tugas kita untuk bisa menjaga dan menyelamatkan bumi yang kita cintai ini.


Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi muda? Paling tidak, kita punya beban untuk mencerdaskan diri sehingga bisa memberi pengertian terhadap anggota keluarga lainnya dan teman-teman, serta mencoba peka terhadap lingkungan. Lingkungan memang tidak bisa langsung berteriak kalau terjadi kerusakan. Tapi lingkungan segera memberi ancaman yang nyata, seperti yang ramai dibicarakan, yaitu fenomena pemanasan global beserta efeknya yang dahsyat, terjadinya berbagai bencana alam seperti banjir dan longsor yang merenggut korban jiwa maupun harta, gejolak harga pangan, ancaman kelaparan, serta timbulnya penyakit-penyakit baru yang segera menjadi wabah. Semua itu karena kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, segera lakukan apapun yang kita bisa sekarang. Sebab, percaya atau tidak, semangat dan konsistensi kita semua lambat laun akan bisa mempengaruhi sekitar kita untuk juga peduli terhadap lingkungan.


Kita mempunyai warisan dunia keanekaragaman hayati yang kompleks di mana semua jenis flora dan fauna memiliki tempat dalam struktur dari semua hidup kita dan dampaknya terhadap salah satu satu spesies dapat memiliki efek yang tak terhitung pada setiap kita dan kebutuhan untuk melestarikan alam habitat asli kita, tanaman, pohon, mamalia, burung dan serangga. Dunia ini, bagaimanapun, adalah perubahan.

Banyak perubahan ini ke aktivitas manusia, tetapi banyak itu dari penyebab alami di mana manusia tidak mempunyai kendali. Perubahan iklim hanya bagian dari dampaknya, benua-benua berubah juga sebagai pelat tektonik. Dunia terus bergerak melawan satu sama lain, efek ini menyebabkan perubahan besar terhadap dunia seperti yang kita tahu, kutub pernah di zona beriklim sedang dan tertutup hutan, Selat Inggris pernah menjadi muara sungai yang dapat diarungi, serta Amerika Utara dan Siberia yang bergabung bersama-sama.


Satwa liar harus bersaing, tidak hanya dengan perubahan alam, tetapi aktivitas manusia yang terlalu menjadi. Jika mereka ingin berkembang ke habitat mereka di masa depan mungkin perlu dilindungi atau mereka mungkin perlu untuk pindah ke daerah di mana ada iklim yang lebih cocok untuk mereka, dan intervensi manusia mungkin penting untuk efek ini. Manusia sudah, sepanjang sejarah, memiliki dampak besar pada ekologi bumi.


Pemerintah di Indonesiapun tidak ketinggalan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam upayanya melakukan usaha pelestarian lingkungan hidup, pemerintah mengeluarkan Undang-undang tentang pengelolaan lingkungan hidup yang tertuang dalam Undang-undang No. 23 tahun 1997.


Pelestarian lingkungan hidup itu sendiri adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Contoh upaya pelestarian lingkungan hidup :

  • Upaya  pelestarian hutan

Dilakukan melalui tata guna lahan, peraturan TPTI ( tebang pilih tanam indonesia), rebaoisasi, dan sistem tumpang sari, caranya peladang diperbolehkan menanam tanaman pangan diantara larikan pohon dengan perjanjian memelihara pohon hutan yang ditanam. setelah kira-kira lima tahun, ketika telah menjadi besar ia harus pindah.
Upaya pelestarian keanekaragaman hayati
Selain mengupayakan pelestarian hutan juga melestarikan varietas asli tanaman, misalnya pelestarian padi asli cianjur dan Rojolele.

  • Upaya pelestarian sunber daya udara

Upaya pencegahan dilakukan terhadap pabrik dengan melakukan penyaringan terhadapa pembuangan gas. Perlu penanaman pohon-pohon pembatas jalan raya dan hutan kota sebagai paru-paru kota.juga diadakan uji emisi buangan gas terhadap kendaraan bermotor.

  • Upaya pelestarian sumber air

Pencegahan masalah air dilakukan dengan cara pencegahan pencemaran, pengamanan pintu-pintu air, pengunaan air tidak boros. Hutan-hutan disekitar sungai, danau, mata air dan rawa perlu diamankan. upaya untuk mengurangi pencemaran sungai diantaranya melalui program kali bersih (prokasih) terhadap sungai-sungai yang telah tercemar. Pemerintah juga melarang para nelayan untuk menangkap ikan menggunakan bom ataupun pukat harimau, karena dapat merusak lingkungan air dan mengganggu ekosistem yang ada di salamnya.


Upaya pelestarian lingkungan hidup yang telah dilakukan oleh banyak pihak selama ini menunjukan banyak keberhasilan dan tidak sedikit yang mengalami hambatan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam masing-masing aspek. Upaya-upaya tersebut lebih terlihat sebagai gerakan yang berdiri sendiri di masing-masing lokasi, kasus dan aspek lingkungan yang dihadapi. Selain itu, upaya pelestarian yang telah dilaksanakan kurang dirasakan manfaat/kegunaan baik secara jangka menengah maupun jangka panjang.


Momentum hari lingkungan hidup sedunia ini, mari kita jadikan langkah awal untuk mulai sadar dan memperhatikan lingkungan sekitar ini, bisa di mulai dari rumah kita sendiri. Menjaga dan membersihkan sampah barangkali adalah perwujudan kecil dan tindakan nyata menyelamatkan lingkungan kita dari kerusakan. Jutaan orang dan jutaan spesies berbagi bersama dalam satu planet yang sama, dan hanya dengan bersama-sama kita semua bisa menikmati masa depan yang lebih aman dan lebih makmur.


Dari bacaan di atas, dapat kita simpulkan, bahwa bukan lingkunganlah yang mengatur manusia. Melainkan manusia itu sendirilah yang mengatur lingkungan. Setelah manusia memperhatikan dan merawat lingkungan dengan baik, barulah lingkungan itu memberikan efek yang diharapkan oleh manusia, yang tentunya efek positiflah yang diharapkan. Sewajarnyalah organisasi dunia (PBB) memberikan perhatian khusus terhadap masalah lingkungan ini, sehingga mengadakan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-dunia.


Tulisan ini hanya langkah awal, wujud kepedulian pada lingkungan sekitar melalui tulisan. Mari kita jaga lingkungan hidup kita, bumi kita, beserta kelestarian isinya, bukan hanya demi kita saat ini, tapi demi keberlangsungan masa depan kita dan generasi kita selanjutnya.


***
*naskah karangan waktu lomba mengarang tgl 5 Juni 2010 kemaren. Tapi ga jadi dikumpul karena suatu hal, hhehe*

2 Comments

Filed under remaja, Sekedar Tahu, Uncategorized

2 responses to “Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s