Kubaca Firman Persaudaraan

Dengan puisi karya Salim A Fillah ini, ingin ku sampaikan padamu duhai ukhty,

Uhibbukifillah (aku mencintaimu karena Allah)

Kubaca Firman Persaudaraan

ketika kubaca firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”
aku tahu, ukhuwah tak perlu diperjuangkan,
tak perlu, karena ia hanyalah akibat dari iman

Aku ingat pertemuan pertama kita, Ukhti sayang
dalam dua detik, dua detik saja aku telah merasakan perkenalan, bahkan kesepakatan
itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra
dengan iman yang menyala, mereka telah mufakat
meski lisan belum saling sebut nama, dan tangan belum berjabat

ya, kubaca lagi firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”
aku makin tahu, persaudaraan tak perlu diperjuangkan karena saat ikatan melemah,
saat keakraban kita merapuh saat salam terasa menyakitkan,
saat kebersamaan serasa siksaan saat pemberian bagai bara api, dan saat kebaikan justru melukai
aku tahu, yang rombeng bukanlah ukhuwah kita hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau menjerit
mungkin dua-duanya, mungkin kau saja , tentu terlebih sering imankulah yang compang-camping

kubaca firman persaudaraan itu, Ukhti sayang
dan aku makin tahu, mengapa di kala lain diancamkan:
“para kekasih pada hari itu, sebagian menjadi musuh sebagian yang lain..
kecuali orang-orang yang bertaqwa”

http://www.fillah.co.cc/

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s