Inspirasi Semalam

Tadi malam aku beranjak untuk menjadi sang pemimpi pada pukul 21.05 WIB.. Tapi walau mata terpejam, tak dapat kuraih dunia mimpi yang indah mempesona. waktu terus berjalan , hingga sampai pukul 22.45 WIB, aku masih terjaga. saat kutatap jendela yang terhalang oleh sebilah tipis gorden yang bergoyang terkena angin malam, aku melihat bayangan terang jauh nun jauh menerawang di sebaliknya.. Ternyata malam ini bulan sempurna, bulan purnama.. Lalu jemariku tergerak sendiri tanpa koordinasiku, mengambil handphone dan menari ria di atas tombol-tombolnya yang mungil.

***
Malam ini purnama tersenyum
Menyapa lembut dalam kelam membingungkan
Damai tenang nuansa bersenandung sepi
Sejuta misteri mengejutkan,
tercurah secara spontan tak sengaja

Apalah arti secangkir madu,
apabila hanya menusuk meninggalkan luka
Lebih baik sebialh rotan,
yang dapat menopang lara hati sedu-sedan

Tak tersirat lagi hasrat burung terbang berkicau ria
Yan tertinggal air mata dari tangis yang hampir terlupakan
Rasa gundah menyelimuti malam yang dingin menusuk
Jauh dari nyenyaknya sang pemimpi terlelap

Purnama terang benderang,
menampung sejuta fakta yang terekam malam itu
Teman penenang hati,
mengantar indahnya menjadi sang pemimpi..

***

setelah itu, aku dapat dengan tenang berenang di samudra terdalam, dan terbang di langit tertinggi..

^^v

………..

sumber : http://www.facebook.com/notes/muhammad-hafis-lone-light/-money-is-not-everything-/427514038893#!/note.php?note_id=402038834804

Leave a comment

Filed under Puisi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s